Selasa, 18 Maret 2014

GURU

Guru
sebuah profesi yang sungguh mulia, seandainya kita tulus menjalaninya tanpa pamrih tanpa tanda jasa.
tapi tak mungkin juga kita menjadi Lilin, membakar diri sendiri untuk menerangi kegelapan?
kita guru tulus ikhlas dan penuh dedikasi untuk mengajarkan ilmu yang berguna kepada anak didik, namun kita juga butuh sandang, pangan, papan tentunya.
oya apakah guru itu benar-benar profesi? kalau memang profesi, tentu pelakunya profesional dong, terdidik, terlatih dan berdedikasi. sepertinya tidak, realita di sekolah sarjana olahraga jadi guru seni, sarjana biologi guru matematika, dll. dan apakah pernah ada kasus seseorang dituntut pengadilan karena menjadi guru gadungan? sepertinya jarang terjadi. Berbeda dengan polisi gadungan, dokter gadungan, ataupun pengacara gadungan.
satu dokter dituntut pengadilan dokter seindonesia aksi solidaritas, penghulu dituntut se indonesia aksi solidaritas. guru jadi pemulung dituntut dan dipidana mana rekan guru yang lain.?
dan biasanya kalo profesi akan mendapatkan upah layak sesuai profesinya tp kalo kedudukan guru sebagai sebuah PROFESI ya mungkin upah nya seadanya, tak beda dengan upah tukang pijat atau ojek yang tentunya itu bukan lah sebuah profesi yang dijalankan dengan profesional.
Pendidikan adalah modal awal untuk membangun sebuah Negara, apabila dunia pendidikan di Negri ini masih carut marut, mungkinkah Negeri ini akan maju seperti Halnya Negara-negara di Eropa dan asia timur sana?sepertinya itu sangatlah mustahil.